Menulis Esai

Posted by EduwaUNJ on 16.48


oleh: Septi Setiyawati*

essai ? apa itu esai ?

pada tulisan kali ini saya ingin sedikit merangkum materi yang diberikan oleh ibu Dr.Rini Puspitaningrum,M.Biomed.

apa sih esai sebenarnya?

esai adalah ekspresi tertulis dari opini penulis yang menggabungkan antara fakta , imajinasi, pengetahuan dan perasaan.
lalu apa tujuan esai ?

sebagaimana pengertiannya tujuan esai adalah untuk mengekspresikan suatu opini dari penulisnya.
di dalam suatu esai terdapat opini dari penulisnya.
Opini sendiri memiliki pengertian yaitu 
sebuah kepercayaan yang bukan atas keyakinan yang mutlak, namun pada suatu yang nampaknya benar, valid atau mungkin ada dalam pikiran seseorang; apa yang dipikirkan seseorang, yaitu penilaian.
jadi jika ada tulisan  kita jangan hanya menelan bacaan tersebut mentah mentah lalu mengikuti apa yang ada di dalamnya, namun kita harus pandai pandai memilah milih apakah tulisan tersebut merupakan opini dari penulisnya atau bukan, karena sebuah opini bisa saja tidak benar.

untuk membuat sebuah esai terdapat langkah langkah yang setidaknya harus diikuti, yaitu
  1. memilih topik

  2. menentukan tujuan penulisan esai

  3. menentukan topik tulisan

  4. potensi topik

  5. membuat outline

  6. menuliskan tesis

  7. menuliskan tubuh esai

  8. menulis paragraf pertama

  9. menuliskan kesimpulan

  10. finishing touch
dari kesekian langkah diatas menurut saya bagian yang penting adalah membuat menentukan topik,  outline dan finishing touch. tapi bagian tersebut juga merupakan hal yang tersulit yang saya lalukan. untuk memunculkan sebuah topik dibutuhkan ide ide yang terkadang sulit sekali untuk memunculkanya, apalagi saya tidak rajin membaca artikel padahal ide muncul dari sering membaca dan berdiskusi. lalu membuat outline, dalam menulis saya jarang sekali membuat outline terlebih dahulu biasanya saya langsung menuliskannya saja , dan inilah yang terkadang membuat tulisan saya lari kesana kemari atau berkembang terlalu luas. dan dalam finishing touch kita dianjurkan untuk meninggalkan naskah terlebih dahulu lalu membaca ulang, kebiasaan saya ketika sebuah tulisan saya tinggalkan pada akhirnya tulisan tersebut hanya menjadi sebuah draft yang kemudian tidak akan terbit.

sepertinya memang sulit untuk menulis sebuah esai, Ibu rini berkata bahwa untuk menulis sebuah tulisan harus memiliki panca indera yang kuat, untuk melihat hal yang tidak terlihat menjadi terlihat.
dan di akhir materi, ada sebuah slide yang bertuliskan

Don’t let the thought of putting pen to paper daunt you
GET STARTED

jadi sudah bisakah saya dan anda menuliskan esai hari ini ?
dan apakah tulisan saya ini merupakan esai ?

*Mahasiswi Pendidikan Kimia 2010 Universitas Negeri Jakarta
03 juli 2011
Categories: